Pulau Maratua? Wisata Apa Itu?

No Comments

Sebagai pelancong sejati, kamu pasti sudah tidak asing dengan nama Pulau Maratua. Atau barangkali, kamu sudah sekali datang ke kepingan surga yang ada di Kalimantan ini? Sebagai info, bagian dari Kepulauan Derawan, Pulau Maratua merupakan satu pulau di kawasan terluar Indonesia yang sangat eksotis. Pulau yang beralamat di Kalimantan Timur ini punya atol dan koral yang sangat indah dan terbilang alami. Kaum pelancong yang menjelajahinya terpesona dan selalu memberi ungkapan Maratua menjadi Paradise Island alias pulau surga. Hmmm, penasaran ya jadinya, apa hal menarik pulau ini? Baca ulasan ini yuk!

  • Perlintasan Penyu Hijau. Maratua adalah pulau berpasir putih bersih serta air sebening kaca sedikit kebiruan. Di balik air birunya, dari jendela resort diatas air tempat kamu bermalam, kamu bakal terpesona dengan indahnya terumbu karang, juga penyu-penyu yang menyebrang tiap hari! Ya, Maratua sungguh dikenal menjadi perlintasan penyu hijau. Selama di kawasan pantai Pulau Maratua tersohor sebagai tempat bertelur terbesar buat penyu spesies ini. Beratus-ratus penyu bertelur di pulau ini tiap tahunnya. Bisa disebut inilah kampung halaman dari penyu hijau sebab begitu tidak sedikit penyu hijau mengunjungi Pulau Maratua.
  • Surga Diving. Tentu tahu dong, Kepulauan Derawan terutama Pulau Maratua punya banyak snorkeling serta diving yang sangat indah. Kamu bisa memandang berbagai terumbu karang juga penghuninya yang beragam ragam. Dunia bawah laut yang eksotis tersembunyi dibawah perairan Maratua. Sekurang-kurangnya terdapat 21 lokasi penyelaman juga snorkeling yang boleh kamu coba. Masing-masing lokasi penyelaman punya eksotisme tersendiri. Bila beruntung, kamu bisa melihat sendiri penyu hijau serta ikan manta raksasa sambil diving di tempat ini. Diantara banyaknya lokasi penyelaman, ada 2 yang sangat terkenal. Arus laut kuat membuat perlunya pendamping saat menyelam disini, namun keindahannya sangat tiada tandingan. Keduanya ialah Turtle Traffic & Big Fish Country. Beratus-ratus penyu hijau kerap melintas di zona Turtle Traffic. Sementara di Big Fish Country ada marak ikan berukuran besar disini semacam manta raksasa, ikan tuna, juga hiu. Disamping itu, kamu pun bisa nikmati pemandangan ubur-ubur, kuda laut, cumi-cumi, lobster, barakuda bahkan hiu putih.
  • Kehidupan Suku Bajo. Menyambangi Maratua, tidak afdol jika tidak bisa berinteraksi dengan penghuni setempat di Pulau Maratua. Kamu dapat berkunjung ke 4 desa yang ada disini yang dihuni penduduk asli Suku Bajo. Empat desa itu ialah Desa Teluk Harapan, Desa Bohesilian, Desa Payungpayung, dan Desa Teluk Alolo yang kebanyakan penduduknya nelayan. Desa-desa Maratua dipenuhi rumah-rumah kayu. Setiap rumah di desa tersebut adalah rumah panggung serta dihubungkan jembatan kayu diatas hamparan terumbu karang serta batu di tengah-tengah laut lepas.
  • Indahnya Resort di Tengah Alam Tropis. Maratua Paradise Resort sungguh primadona. Pasalnya, keeksotisan pantai dan laut yang ada di Pulau Maratua yang sangat menawan bisa dinikmati pelancong di dek yang terdapat di resort tersebut. Penginapan bernuansa kayu itu memang sebagian ada diatas air, demikian eksotis menyatu secara keindahan tropis di sekelilingnya. Resort ini memiliki fasilitas yang menonjol seperti kamar dengan ac, restoran, amenitis menyelam, dan sewa kapal. Bagian terbaik Maratua Paradise Resort ialah Water Villa, sebagian unit resort yang didirikan diatas air laut berwarna turquoise. Walau dibangun diatas laut, suplai air tawar dialirkan lewat pipa tersendiri. Tetapi hati-hati naik sabun dan sampo ketika mandi, sebab air bekas mandi tetap dibuang ke laut.
  • Bandara di Maratua. Maratua dapat diakses lewat Berau atau Tarakan dengan terlebih dahulu datang ke Balikpapan. Dari Berau, kamu boleh pergi ke Tanjung Batu lalu menyewa speedboat tuk ke Derawan. Disamping itu, bisa juga dari Tanjung Redeb, Tarakan, naik speedboat umum dengan waktu lamanya 3 jam. Namun ada berita baik nih. Sebab banyaknya wisatawan mau berkunjung ke Pulau Maratua, lantaran Bandara Maratua yang telah dibangun sejak 2011 ini sudah diresmikan Desember 2015 kemarin. Jadi, kamu bisa tempuh perjalanan ke pulau ini sedikit cepat dibanding speedboat.